Kalianda, etalaseinfo.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menargetkan peningkatan peringkat Penganugerahan Parahita Ekapraya (PPE) dari Pratama menjadi Nindya pada 2026.
Upaya ini dilakukan dengan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah serta memastikan kebijakan dan program pembangunan telah mengintegrasikan perspektif kesetaraan gender.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Lampung Selatan, M. Darmawan, di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Senin (26/10/2026).
Rapat ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan dokumen, data dukung, dan bukti pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) menjelang tahapan verifikasi penilaian.
Dalam arahannya, Darmawan meminta seluruh perangkat daerah terkait menyiapkan petugas yang bertanggung jawab serta memastikan dokumen dan data dukung tersedia secara lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, kesiapan tersebut penting untuk menunjukkan bahwa komitmen pemerintah daerah terhadap kesetaraan gender tidak hanya tertuang dalam kebijakan, tetapi juga diwujudkan melalui program dan kegiatan yang responsif gender.
“Seluruh perangkat daerah yang berkaitan dengan penilaian PPE kami minta menyiapkan petugas yang bertanggung jawab terhadap dokumen dan data dukung. Pastikan seluruh bahan yang diperlukan tersedia dengan baik sehingga dapat dipertanggungjawabkan saat proses verifikasi,” tegas Darmawan.
Anugerah Parahita Ekapraya merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah atas komitmen serta upaya dalam mewujudkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan hak anak melalui strategi PUG.

Pada penilaian PPE 2026, proses evaluasi dijadwalkan berlangsung dalam beberapa tahapan, mulai dari evaluasi mandiri pada Februari hingga April, evaluasi administrasi pada 16-18 Oktober, verifikasi lapangan pada 3 November, hingga pengumuman hasil pada Desember 2026.
Tahap verifikasi menjadi kesempatan bagi tim penilai untuk mendalami komitmen dan implementasi kesetaraan gender di masing-masing perangkat daerah.
Berdasarkan agenda yang disampaikan dalam rapat, verifikasi pada 3 November akan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Lampung Selatan, dr. Nessi Yunita, mengatakan keselarasan informasi dengan dokumen pendukung menjadi salah satu perhatian utama dalam menghadapi tahapan tersebut.
Ia berharap seluruh perangkat daerah dapat menyampaikan data secara akurat sesuai kondisi dan pelaksanaan program di lapangan, sekaligus menunjukkan dukungan pimpinan terhadap penerapan Pengarusutamaan Gender.
“Pada 3 November nanti, kita akan mengikuti verifikasi melalui Zoom Meeting dengan menunjukkan komitmen pimpinan dan kesiapan data dari masing-masing perangkat daerah. Kami berharap jawaban dan dokumen yang disampaikan saat verifikasi selaras dengan kondisi serta implementasi di lapangan, sehingga hasil penilaian dapat meningkat,” ujar Nessi.
Target peningkatan dari Pratama menjadi Nindya diharapkan tidak hanya menjadi capaian dalam penilaian penghargaan, tetapi juga memperkuat penerapan perspektif gender dalam seluruh siklus pembangunan daerah, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi program.
Melalui koordinasi yang lebih kuat dan dukungan seluruh perangkat daerah, Pemkab Lampung Selatan berupaya memastikan prinsip kesetaraan gender semakin terintegrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara lebih adil oleh masyarakat. (Kmf)
