Hujan Tak Halangi Tugas, Polisi Beri Pelayanan Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa di Tugu Adipura

Bandar Lampung, etalaseinfo.co.id – Hujan yang mengguyur Kota Bandar Lampung tak menyurutkan langkah personel kepolisian dalam mengawal aksi unjuk rasa Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Sumatra (KM ITERA) di Tugu Adipura, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Rabu (28/10/2026).

Ratusan peserta aksi menyuarakan evaluasi dua tahun kepemimpinan pemerintahan Prabowo-Gibran. Untuk mengamankan kegiatan tersebut, sebanyak 343 personel gabungan dari Polda Lampung, Sat Brimobda Lampung, dan Polresta Bandar Lampung disiagakan di lokasi.

Di tengah jalannya orasi, hujan turun membasahi kawasan Tugu Adipura. Meski demikian, personel kepolisian tetap bertahan di lapangan, mengawal jalannya aksi di bawah guyuran hujan sekaligus memberikan pelayanan agar kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis. Petugas tetap memberikan ruang bagi peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi, sembari menjaga situasi agar tidak berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kasi Humas Polresta Bandar Lampung AKP Agustina Nilawati mengatakan, personel kepolisian terus memberikan pengamanan dan mengimbau para peserta aksi agar menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Tribratanews Resta Bandar Lampung - Gambar konten #21

“Kami mengimbau seluruh peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban, menyampaikan aspirasi dengan damai, serta menghormati hak pengguna jalan dan masyarakat lainnya. Personel di lapangan mengedepankan pendekatan humanis agar kegiatan berjalan aman dan kondusif,” ujar AKP Agustina Nilawati, Rabu (28/10/2026).

Dalam aksinya, KM ITERA menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta pemerintah menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta banjir sebagai bencana nasional, memulihkan hak-hak warga terdampak, dan menindak korporasi yang dinilai bertanggung jawab atas krisis lingkungan.

Massa juga mendesak perbaikan tata kelola ekonomi, pemulihan kepercayaan pasar, penghentian penyempitan ruang sipil, pengembalian militer ke barak, serta pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Selain itu, peserta aksi meminta pemerintah memprioritaskan sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik serta memastikan akses yang merata bagi seluruh masyarakat.

Kehadiran personel di tengah hujan menjadi bagian dari upaya kepolisian memberikan pelayanan pengamanan sekaligus menjaga agar penyampaian pendapat di muka umum berlangsung tertib, aman, dan kondusif.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *