776 Personel Gabungan Amankan Aksi Aliansi Lampung Melawan di DPRD Lampung

Bandar Lampung, etalaseinfo.co.id  – Aksi unjuk rasa Aliansi Lampung Melawan bertajuk “Rapor Merah Prabowo-Gibran” di depan Kantor DPRD Provinsi Lampung, Selasa (27/10/2026), sempat diwarnai aksi dorong-mendorong antara peserta aksi dan petugas pengamanan. Meski demikian, situasi secara umum dilaporkan berlangsung kondusif.

Sebanyak 776 personel gabungan dari Polda Lampung, Sat Brimobda Lampung, dan Polresta Bandar Lampung disiagakan untuk mengamankan jalannya penyampaian pendapat di muka umum tersebut

Massa yang berkumpul sejak pagi di Museum Lampung bergerak melalui pelataran Hotel Akar sebelum tiba di gerbang DPRD Provinsi Lampung sekitar pukul 13.30 WIB. Setibanya di lokasi, peserta aksi langsung menyampaikan orasi dengan membawa sejumlah spanduk berisi kritik terhadap pemerintah.

Situasi sempat memanas ketika massa berupaya membuka paksa kawat barier di depan gerbang dan memasuki kompleks kantor DPRD. Para peserta aksi kembali mencoba menerobos barisan pengamanan.

Ketegangan kembali terjadi pada sore hari ketika peserta aksi mencoba memasuki pelataran gedung DPRD. Aksi dorong-mendorong antara massa dan petugas kembali terjadi sekitar pukul 17.29 WIB saat peserta aksi bergerak menuju pelataran gedung.

Meski sempat diwarnai ketegangan, massa tetap menyampaikan aspirasi melalui orasi dan pernyataan sikap. Aliansi Lampung Melawan membacakan sembilan poin pernyataan, termasuk delapan tuntutan utama serta rencana kembali menggelar aksi pada 28 Oktober 2026 dengan jumlah massa yang diklaim lebih besar.

Delapan tuntutan tersebut meliputi penetapan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional, pengusutan dugaan pembakaran hutan dan lahan secara sengaja, perlindungan kesehatan bagi masyarakat terdampak karhutla, serta jaminan ketersediaan dan distribusi BBM bersubsidi yang tepat sasaran.

Massa juga mendesak penurunan harga bahan pangan pokok, perbaikan tata kelola ekonomi, penghentian militerisme di ranah sipil, serta terwujudnya pendidikan gratis yang ilmiah dan demokratis.

Kasi Humas Polresta Bandar Lampung AKP Agustina Nilawati mengatakan, ratusan personel gabungan disiagakan untuk menjaga keamanan sekaligus mengawal penyampaian aspirasi masyarakat.

“Personel disiagakan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung dengan aman dan tertib. Kami mengedepankan pendekatan humanis serta mengimbau seluruh peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara damai dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujar AKP Agustina Nilawati, Selasa (27/10/2026).

Ia menambahkan, kepolisian tetap mengedepankan pengamanan sesuai prosedur dalam menghadapi dinamika di lapangan, termasuk ketika terjadi aksi dorong-mendorong antara peserta aksi dan petugas.

Polresta Bandar Lampung mengimbau seluruh pihak untuk menjaga ketertiban dan menghormati hak masyarakat lainnya, sehingga penyampaian aspirasi dapat berjalan tanpa mengganggu keamanan dan aktivitas warga. (*)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *